Rumah Dijual bisa berujung masalah, ini kejadiannya

sedih saat rumah dijual bermasalah

Rumah Dijual bisa berujung masalah, ini kejadiannya

Waspada saat menjual rumah

Di bulan Agustus 2019, masyarakat di kagetkan dengan kasus penipuan rumah dijual yang melibatkan sekelompok orang yang berbuat jahat dengan cara pura-pura menjadi pembeli dan notaris yang mana mereka mengambil sertifikat tanah yang asli dan menukar dengan sertifikat yang palsu, sementara sertifikat aslinya di gadaikan ke bank.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap oknum-oknum tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan notaris untuk membantu transaksi jual beli rumah atau tanah.

Kehati-hatian diperlukan demi menghindari jadi korban aksi penipuan oleh sindikat penipu yang berpura-pura jadi notaris saat proses rumah dijual.

Menurut Argo, masyarakat harus memastikan terlebih dahulu keaslian kantor dan organisasi notaris yang menjadi perantara transaksi jual beli rumah atau tanah.

“Jangan mudah menyerahkan sertifikat tanah dan rumah yang asli kepada notaris atau calon pembeli. Kalau mau cek ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), sebaiknya menggunakan fotokopi (sertifikat) saja, jangan sertifikat yang asli,” kata Argo.

Kasus Penipuan Rumah Dijual di Jakarta

Polisi menangkap empat orang anggota sindikat penipu bermodus notaris. Pengungkapan kasus penipuan tersebut berawal dari tiga laporan masyarakat yang masuk ke Polda Metro Jaya selama Juli 2019.

 

Para korban mengetahui telah ditipu setelah bank menginformasikan adanya agunan sertifikat tanah atas nama korban. Padahal, korban tidak pernah menyerahkan sertifikat tanah kepada pihak bank.

 

Dari berita yang disajikan oleh Kompas.com tersebut, disebutkan bahwa ada 2 notaris yang terlibat dalam aksi kejahatan ini.

 

Dari hasil pengecekan penulis, bahwa ternyata 2 notaris yang di sebutkan terlibat dalam aksi ini adalah notaris yang resmi terdaftar dan memiliki keanggotaan yang sah secara hukum, namun namanya di catut dan di pajang di kantor pelaku. Berita lengkapnya ada di sini

TIPS aman ketika rumah dijual

Upayakan untuk menanyakan SK Notaris serta mengecek ke kantor INI perihal notaris yang akan di gunakan. Cocokkan juga wajah notaris dengan foto yang terdaftar di kantor INI atau kantor BPN.

 

Dan bagi Anda Warga DKI Jakarta dapat menghubungi 08128171998 yang merupakan hotline Polda Metro Jaya terkait pengecekan agen dan notaris properti agar terhindar dari penipuan.

sales property

Modus kejahatan penipuan jual beli properti

Pada kasus kali ini, pelaku pura-pura mendatangi penjual rumah dan bermaksud untuk membeli rumah tersebut. Kemudian pelaku membujuk korban agar mau menitipkan sertifikat asli beserta identitas korban kepada oknum notaris yang telah bersekongkol.

 

Pada tahap ini sudah terjadi kesepakatan antara pelaku dengan korban di saksikan oleh oknum notaris tersebut hingga dibuatkan PPJB dan pelaku berjanji melunasi sisa pembayaran rumah itu.

 

Deal, pembeli sudah senang karena tinggal menunggu pelunasan pembayaran dan merasa aman sudah dibuatkan PPJB oleh Notaris (oknum) tersebut.

 

Kenyataannya, sertifikat rumah tersebut di ubah menjadi atas nama pelaku dan dibuat seolah-olah transaksi telah selesai dilakukan. Selanjutnya sertifikat tersebut di agunkan.

 

Ketika korban terus menagih sisa pembayaran kepada pelaku, namun ternyata pembayaran terus di ulur. Hingga akhirnya korban curiga dan mendatangi kantor BPN untuk mengecek. Dan benar saja, ternyata sertifikat tanah tersebut telah berganti nama tanpa sepengetahuan korban.

Rumah dijual bisa berujung masalah, perhatikan hal ini

1. Selalu lakukan tatap muka dengan pembeli dan penjual.


2. Jangan mudah terkesan dan tergoda dengan penampilan dan rayuan kata-kata dari calon pembeli. Ada baiknya Anda sebagai penjual selalu di temani oleh keluarga atau agen properti kepercayaan Anda saat melakukan negosiasi dengan calon pembeli.


3. Selalu lakukan double check dengan identitas calon pembeli, dan pekerjaan ini adalah pekerjaan yang mudah dilakukan jika Anda menggunakan jasa agen properti.

Bahkan artis kawakan Mandra di tahun 2013 pernah menjadi korban kasus penipuan dengan modus yang sama.

Di beritakan bahwa calon pembeli rumahnya saat itu kerap membawa mobil mewah dan mengaku sebagai istri seorang mantan jenderal.

Mandra pun percaya dan memberikan sertifikat asli kepada seorang Notaris calon pembeli tersebut, meski baru mendapatkan DP sebesar 150 juta. Ternyata si calon pembeli itu kabur dan menjaminkan sertifikat tersebut hingga Mandra harus merugi 4 miliar.


4. Jangan pernah menyerahkan sertifikat asli kepada calon pembeli maupun notaris sebelum pembayaran lunas.


5. Jangan menyerahkan sertifikat tanah dengan alasan untuk pengecekan keaslian sertifikat kepada siapapun. Jika calon pembeli Anda belum yakin, silahkan lakukan secara bersama datang ke kantor BPN untuk melakukan pengecekan sertifikat.


6. Jangan menyerahkan sertifikat tanah meskipun Anda sudah menerima uang DP, sekalipun nilainya besar. Termasuk juga menyerahkan sertifikat sekalipun sudah PPJB.

Cara mengecek Notaris dan PPAT yang Asli saat rumah dijual

Tidak ada yang menginginkan hal seperti ini terjadi pada dirinya. Oleh karena itu, bagi Anda yang mengalami kejadian seperti ini, untuk segera melaporkan kepada BPN dan kepolisian. Pada umumnya, komplotan seperti ini adalah mafia tanah yang saling bekerjasama dan biasanya memiliki oknum di lembaganya sendiri.

 

Sebagai penjual, Anda perlu hati-hati untuk mengecek terlebih dahulu informasi pembeli. Dan akan lebih aman bagi penjual seperti Anda untuk menggunakan jasa agen properti terpercaya seperti Wasilah Realty yang akan membantu agar transaksi penjualan properti Anda berjalan lancar.

 

Jangan memberi dokumen asli apabila belum ada transaksi. Bahkan sekedar pemberian DP pun sebaiknya tidak dilakukan dengan alasan untuk pengecekan legalitas tanah. Sebaiknya lakukan secara bersama datang ke kantor BPN untuk melakukan pengecekan sertifikat tanah.

 

Selain itu, pastikan penjual dan pembeli memilih notaris yang terpercaya. Dan pekerjaan memilih notaris seperti ini tidak perlu lagi Anda lakukan jika sudah menyerahkan semuanya kepada agen properti terpercaya, karena biasanya agen properti sudah memiliki rekanan notaris yang sudah dikenal dan juga legal.

 

Namun, bagi Anda yang ingin mengetahui mana saja PPAT yang legal, Anda dapat mencarinya di halaman ini

 

Atau Anda juga dapat menelepon ke kantor Ikatan Notaris Indonesia (INI) di nomor telepon (021) 63861919 atau email [email protected] Sayangnya, hingga tulisan ini di buat, website INI.id belum menyajikan informasi daftar notaris anggota mereka.

 

Jadi, jangan ragu untuk menitip-jualkan properti Anda kepada agen properti syariah seperti Wasilah Realty, karena mereka tidak pernah meminta sertifikat asli dan surat resmi lainnya kepada penjual maupun pembeli.

 

Ingin menitip jualkan properti Anda, silahkan klik tombol di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *